Salutku kepada engkau yang pandai bersandiwara..!!

Itulah mengapa para pujangga mengatakan dunia adalah panggung sandiwara…

Karena ketika yang sebenarnya terluka pun berduka,,
Tetap tersenyum bibirnya bahkan tertawa..

Karena ketika sebenarnya berpunya atau ada,,
Ia tampil sederhana tuk menjaga yang lainnya..

Bahkan juga ketika sebenarnya kekurangan dan tak punya,,
Ia berusaha dan tampil ada tuk menghindar dari meninta-minta..

__________________
Aduhai salutku kepada engkau yang pandai bersandiwara..!!
Kestabilanmu tak terjamah akan gelombang dunia,, yang fana.

Do’a orang yang merasa sengsara, hampir tak terima & hampir putus asa…

Tuhan,
ku merasa terlalu banyak beban yang Engkau beri tanpa ku minta.,
sehingga ku bingung bagaimana mesti menjalaninya..

ku merasa tak mampu.,
dan sering kali tuk menjalani ku tak mau..

namun jikalau kemudahan dan kenikmatan yang Engkau beri.,
ku sangat suka namun sering lupa tuk mensyukuri..

Tuhan,
bimbinglah diri ini tuk memahami.,
bahwa sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan.,
bahwa bersama kesulitan ada kemudahan..

kuatkanlah diri ini.,
karena sesungguhnya Engkau tak pernah memberi beban yang tiada mampu diri ini tuk menjalani…

Ketika ku mengerti kebersamaan ini tak perlu dibatasi..

Ketika ku mengerti kebersamaan ini tak perlu dibatasi…

Engkau yang juga menapakkan kaki di bumi iLaahi…
Engkau yang juga menjalani jalan yang telah diberi…

Sungguh tak perlu kita batasi kebersamaan ini..
Tak perlu dibatasi dengan ruang & waktu yang membelenggu diri…

Sadari ketika langkah kakimu menelusuri…
Ku juga mengiringi menuju tujuan sejati…

Sadari ketika nafasmu mengalun merdu menahan uji…
Tangan ini menguat tuk menyangga amanah suci…

Ketika ku mengerti kebersamaan ini tak perlu dibatasi…
Langkah perjalanan ini melantunkan irama puji…

Mengiringi senandung langit bumi beserta isi…
Mengumandangkan nada syahdu kekaguman tiada henti…

…ketika ku mengerti kebersamaan ini tak perlu dibatasi…

Dan kini semua yang kami ingini,, duhai guru sejati…adalah selalu bersmaMu..

Kau datang menghampiri..menyapa dan mengasihi..
Ketika sesat diri ini..ketika merasa begitu sepi..

Kau datang di sisi..membimbing kami..
Dalam mengarungi..meniti jalanan ini..

Kau isi hati ini dengan penuh cinta suci..
Dan Engkaulah satu-satunya cinta sejati..

Bimbinglah kmi..tunjuki jalan..yang Engkau ridhoi..
Betapa begitu butanya kmi..tanpa cahayaMu yang menyinari..

Apalah arti hdup kmi..tanpa hadirMu di sisi..
Betapa kan hampa sekali..sungguh kan hampa sekali..

Dan kini semua yang kami ingini,,duhai guru sejati…adalah selalu bersmaMu..!!

Asma’u Allaah – by : Sami Yusuf


link to youtube : http://www.youtube.com/watch?v=Qj4-Pv_4kmg


 

Hemm hmmm hem…

Rohiim..
Kariimun., ‘Adhim…
‘Aliimun., Haliim..
Hakiimun., Matiin..

Mannaan..
Rohmaanun., Fattaah..
Goffaarun., Tauwwab..
Rozzaaqun., Syahiid……

Allahumma sholli ‘alaa Muhammad..
Wa ali Muhammad..
Yaa muslimiin sholluu ‘alaiih…..

Allahumma sholli ‘alaa Muhammad..
Wa shohbi Muhammad
Yaa mu’miniin sholluu ‘alaiih……..

Hemm hmmm hem…

Lathiif..
Khoobiirun., Samii’..
Basiirun., Jaliil..
Roqiibun., Mujiib…

Ghofuur..
Syakuurun., Waduud..
Qoyyuumun., Rouuf..
Shobuurun., Majiid……..

Allahumma sholli ‘alaa Muhammad
Wa ali Muhammaa..d
Ya muslimiin shollu ‘alaiih..

Allahumma sholli ‘alaa Muhammad
Wa shohbi Muhammad
Ya mu’miniin shollu ‘alaiih….

Allaahu akbar..2x        Laa iLaaha illa Hu al-Malikul Quddus
Allaahu akbar..2x        yaa Rohmanu irham dho’fanaa
Allaahu akbar..2x        yaa Ghoffaru ighfir dhunuubanaa
Allaahu akbar..2x        yaa Sattaru ustur ‘uyuubanaa
Allaahu akbar..2x        yaa Mu’izzu a’izza ummatanaa
Allaahu akbar..2x        yaa Mujiibu ajib du’aa-anaa
Allaahu akbar..2x        yaa Lathiifu ulthuf bina
‘                                   yaa Lathiifu ulthuf binaa….
‘                                   yaa Lathiifu ulthuf binaaa… ultuf binaaaa……

Yang membahas ilmu memancing ikan..

Telah ku dengar dari percakapan teman..
Yang membahas ilmu memancing ikan..

Begitu meriahnya mereka melakukan pembahasan..
Ku hanya bengong tak mengerti yang diperbincangkan..

Tak sesimpel seperti yang aku bayangkan..
Banyak ilmu & amalan yang dibutuhkan..

Begitu detail begitu penuh kerumitan..
Kesalahan penerapan tak kan menghasilkan..

Bahkan meski saat ikan telah memakan umpan..
Tidak serta merta menarik kail yang tepat dilakukan..

Sungguh begitu ilmu sangat diperlukan..
Sungguh begitu luas ilmu berserakan..

Menuju kemana perjalananmu aduhai hati..

Menuju kemana perjalananmu aduhai hati..

Jikalau yang engkau tuju adalah ketenangan., namun kenapa engkau pergi..
Pergi kepada kegelisahan dengan alasan memperbaiki diri..

Juga jikalau tujuanmu adalah kebahagiaan., kenapa masih juga pergi..
Pergi kepada kesengsaraan dengan alasan menuju yang lebih tinggi..

Sungguh apa yang engkau cari duhai hati..
Pada apa engkau ahli aduhai hati..

Betapa akalku telah meneliti..
Kenyamanan pada suatu posisi itulah yang engkau kehendaki..

Namun lihatlah betapa engkau selalu pergi..
Engkau nyaman dengan selalu pergi dari satu posisi kondisi..

Engkau penjelajah sejati aduhai hati..
Kau selalu berganti-ganti..

Ditulis dalam Curhat. Kaitkata: , , , , , . 1 Komentar »

Dirgahayu Indonesiaku,,

Indonesiaku,, duhai Indonesiaku..

Kemanakh jiwamu,, ku rindu kedapamu..

Pudarkah persatuanmu,, matikah Garudamu..

Indonesiaku,, duhai Indonesiaku..

Tinggal ceritakah,, toleransi juga sopan santunmu..

Kemana jiwamu,, ku seperti asing dengan Negriku..

Indonesiaku,, duhai Indonesiaku..

Kemana engkau menuju,, pergikah dari pendahulu..

Bunga di makam pahlawan,, bahkan masih mewangi selalu..

Indonesiaku,, duhai Indonesiaku..

Janganlah pergi jiwamu,, dr sisiku..

Bgkitlah jiwamu,, seiring kibarnya bnderamu..

Dirgahayu Indonesiaku,,

Tanah air tumpah darahku..

Semilir angin di malam minggu..

Semilir angin di malam minggu..
Menerpa diri yang gundah ragu..

Terbang melayang angan-anganku..
Mengarungi alam ingin menembus waktu..

Sesaat ku bayangkan dirimu..
Meski tak banyak yang aku tau..

Mungkinkah engkau sesuai denganku..
Mungkinkah aku sesuai denganmu..

Sungguh ku tak tahu ilmu rahasia itu..
Sungguh ku gundah tenangknlah aku..

Ditulis dalam Curhat. Kaitkata: , , , , , . 2 Komentar »
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.